Reaksi Ganjar Pranowo Ditanya Soal Presiden Jokowi yang Ingin Ubah Format Debat

WARTAKOTALIVE.COM – Capres Ganjar Pranowo menanggapi usul Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mengubah format debat Pilpres 2024.

Ganjar Pranowo sendiri sepakat bahwa format debat Pilpres 2024 harus diubah. Namun kata Ganjar, yang diubah bukan soal isi dari debat namun format waktu dan tanya jawab.

Hal itu diungkapkan Ganjar Pranowo seperti dikutip dari Facebook Tribunnews.com pada Kamis (11/1/2024).

“Kalau saya sih inginnya diubah maka diubahnya pakai kuota waktu bukan kouta pertanyaan dan jawaban kaya kemarin, saya sudah minta, tapi KPU RI kan sudah menetapkan yang saat ini,” bebernya.

Ganjar Pranowo berharap bahwa nantinya para Capres berpatokan pada kouta waktu bukan pertanyaan.

Sehingga peristiwa Prabowo Subianto mau menyanggah pertanyaan Capres lainnya maka tidak diberi peringatan oleh KPU RI.

“Maka tiga menit bisa bersaut-sautan, jadi misalnya pas Pak Prabowo tanya apa itu gak diperingatkan sama host,” tuturnya.

Baca juga: Sempat Disinggung dalam Debat Capres Ganjar Pranowo Akhirnya Akui Satu Guru dengan Prabowo

Apabila format debat diubah, Ganjar Pranowo meyakini bahwa pola komunikasi debat akan jauh lebih menarik dan bukan hanya sekedar tanya jawab.

Namun Ganjar Pranowo pesimis KPU RI mau mengubah format debat Capres. Pasalnya KPU RI sudah menetapkan format sehingga Ganjar mengaku hanya mengikuti peraturan saja.

Diberitakan sebelumnya Presiden menyebut bahwa debat ketiga yang menghadirkan para calon presiden sebagai pesertanya, kurang menampilkan substansi dan visi para capres.

Presiden menganggap, para capres justru menampilkan adegan saling serang.

“Tapi, kalau yang sudah menyerang personal, pribadi yang tidak ada hubungan dengan konteks debat tadi malam, mengenai apa hubungan internasional, mengenai geopolitik, dan lain-lain, saya kira kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton,” ujar Jokowi.

Baca Juga  Demi Dapat Sembako Murah, Mega Antre di Kantor Kecamatan Palmerah Sejak Pagi

Presiden kemudian berharap agar format debat Pilpres 2024 yang masih menyisakan dua kali debat dapat diubah agar pelaksanaannya lebih baik.

“Ada rambu-rambu sehingga hidup, saling menyerang enggak apa-apa tapi (soal) kebijakan, policy, visinya yang diserang,” ujar Jokowi.

(Wartakotalive.com/DES/Tribunnews.com)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *