Polisi Panggil Lagi Pegawai KPK Senin Depan, Mangkir karena Alasan Dinas yang Sudah Terjadwal

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Seorang pegawai KPK tidak hadir di Polda Metro Jaya untuk diperiksa Subdit Tipidkor Ditreskrimsus pada Kamis (12/10/2023).

Padahal pegawai KPK itu akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK dalam penanganan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2021 era eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL).

“Pegawai KPK yang dipanggil sebagai saksi untuk dimintai keterangannya di hadapan penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tidak hadir dalam pemeriksaan,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat (13/10/2023).

Ade Safri menuturkan bahwa pegawai KPK mangkir pemeriksaan dengan alasan dinas yang sebelumnya sudah dijadwal.

Atas hal tersebut, pegawai lembaga antirasuah itu memohon penundaan pemeriksaan.

Baca juga: Politisi NasDem tak Terima KPK Tangkap SYL, Ahmad Sahroni: Saya Mau Lapor Surya Paloh

Baca juga: Partai NasDem Sebut Penjemputan Paksa Syahrul Yasin Limpo Bentuk Kesewenang-wenangan Dilakukan KPK

Baca juga: SYL Dijemput Paksa, Mantan Pimpinan KPK Sebut Revisi UU KPK Sumber Ketidakpastian

“Dan melalui surat yang dibawa oleh pegawai Biro Hukum KPK, memohon penundaan pemeriksaan dengan alasan mengikuti giat dinas yang sudah terjadwal sebelumnya,” tutur Ade Safri.

Ade Safri menambahkan bahwa pihaknya telah mengatur kembali jadwal pemanggilan terhadap pegawai KPK pada Senin (16/10/2023).

“Dan sudah dibuatkan serta dikirimkan kembali surat panggilan kepada yang bersangkutan untuk jadwal pemeriksaan pada hari Senin jam 10.00 WIB,” tambah Ade Safri.

BERITA VIDEO: Kuasa Hukum SYL Bicara Soal Penjemputan Paksa Kliennya Oleh KPK, Ada Apa?

SYL Dijemput Paksa, Mantan Pimpinan KPK Sebut Revisi UU KPK Sumber Ketidakpastian

Di sisi lain, mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) akhirnya dijemput paksa oleh petugas KPK, Kamis (12/10/2023) malam.
 
Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Saut Situmorang memberikan tanggapan terkait penangkapan terhadap Syahrul Yasin Limpo oleh KPK. 

Baca Juga  Hadiri Pengarahan MELATI AMIN, Anies Baswedan Tekankan Pentingnya Stabilitas Harga Bahan Pokok

Diketahui, Syahrul Yasin Limpo sudah menyatakan siap hadir memenuhi pemeriksaan KPK sebagai tersangka besok, Jumat (13/10) siang.

Namun, KPK melakukan penangkapan terhadap SYL, Kamis malam.

Menurut Saut, apa yang menimpa SYL merupkan bentuk kejanggalan dikarenakan sekarang publik tidak mampu lagi melihat kinerja lembaga KPK secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Nanti kita akan paham apa yang terjadi kebijakan mendadak yang diluar kelaziman ini bisa dilaksanakan, sebab kita tidak atau apa yang terjadi di dalam sana,” ucap Saut saat dihubungi Kamis malam (12/10/2023).

Baca juga: Kerap Mangkir Panggilan KPK, Eks Mentan Langsung Dijemput Paksa, Syahrul Yasin Limpo Membisu

Lebih lanjut Saut menerangkan bahwa segala bentuk kejanggalan dan ketidakpastian tersebut berasal dari UU KPK yang semakin menggrogoti kinerja dan integritas lembaga antirasuah tersebut sejak disahkan.

“Nanti kita akan paham, ini semua karena memang ada entry point-nya, yaitu diubahnya UU KPK semua jadi  tidak memiliki ke pastian di KPK,” tandasnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *