Masih Berani Pasang Knalpot Brong di Sepeda Motor? Siap-siap dengan Resikonya Ini

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Penggunaan knalpot brong atau knalpot racing yang mengeluarkan suara bising sepeda motor saat ini tengah marak diperbincangkan di publik.

Terlebih pihak kepolisian saat ini tengah gencar melalukan penindakan tilang terhadap pengendara yang nekat menggunakannya.

Sebab Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Arry Setyo Utomo mengatakan penggunaan knalpot brong pada kendaraann telah melanggar Pasal 285 ayat 1 Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Satwil Lantas Jakarta Timur pun sudah melakukan beberapa kali razia terhadap kendaraan berknalpot brong.

Baca juga: Polisi Bakal Tilang Pengguna Knalpot Brong, Dirlantas PMJ: Sangat Mengganggu Ketertiban Masyarakat

Arry menuturkan razia dilakukan di sejumlah titik wilayah Jakarta Timur.

“Kami tindak sudah ada 20 motor, pelanggar knalpot brong dapat dikenakan sanak di mencapai Rp 250 ribu dan kurungan paling lama satu bulan, karena itu melanggar aturan,” kata Arry, Sabtu (20/1/2024).

Selain melanggar aturan, seorang pegiat otomotif yakni Ahmad mengatakan penggunaan knalpot brong dapat mengakibatkan bensin menjadi boros.

Hal itu disebabkan pembuangan gas dibuka lebih lebar dari kondisi standard.

Baca juga: Belasan Motor Terjaring Razia Knalpot Brong di Karawang, Langsung Copot dan Diganti dengan Standar

“Tentu lebih boros, misalkan bisanya beli bensin dua liter bisa untuk 30 kilometer, ini hanya 27 kilometer,” lugas Ahmad.

Penggunaan knalpot brong pun dijelaskan pria yang kerap disapa Noi ini perlu perawatan khusus.

Sehingga berbeda dengan penggunaan knalpot standard yang tidak perlu adanya perawatan khusus, dan jelas dapat irit biaya.

“Knalpot brong itu perlu perawatan bagian peredam nya, kalau beli knalpot brong yang biasa aja paling satu sampai dua bulan pakai udah rusak, harus dibenerin, kan mengeluarkan uang itu,” pungkas Ahmad. (m37)

Baca Juga  Masuk Tahun Politik, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Tumbuh Melandai 3 persen

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *