Jadi Saksi di KPK, Tas dan Handphone Hasto Lansung Disita

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P mengungkapkan Handphone (Hp) dan tas miliknya disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Hasto, peristiwa itu terjadi ketika ia tengah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan suap Harun Masiku yang saat ini menjadi buron, Senin (10/6/2024).

Hasto mengatakan saat itu ia tengah berada di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.

Kemudian, ajudannya yang bernama Kusnadi dipanggil dengan informasi untuk bertemu dengannya.

“Katanya untuk bertemu dengan saya, tapi kemudian tasnya dan handphone-nya atas nama saya, itu disita,” kata Hasto saat ditemui awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Dilansir dari Kompas.com, kasus suap Harun Masiku berawal saat tim KPK menggelar operasi tangkap tangan pada 8 Januari 2020.

Harun merupakan mantan kader PDI-P yang sempat mengikuti Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pileg) pada 2019 lalu.

Ia kemudian diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. 

Dari hasil operasi, tim KPK menangkap delapan orang dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Keempat tersangka tersebut adalah Wahyu Setiawan, mantan Anggota Bawaslu Ronnyiani Tio Fridelina, kader PDIP Saeful Bahri, dan Harun Masiku.

Tetapi pada saat itu Harun lolos dari penangkapan. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.

Hingga saat ini Harun masih berstatus buronan dan masuk DPO. Harun, diduga menyuap Wahyu dan Ronnyiani untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota DPR melalui pergantian antar waktu (PAW).

 

 

 

 

 

 



Quoted From Many Source

Baca Juga  Charly Van Houten Rogoh Ratusan Juta Rupiah Saat Kampanye, Tidak Kecewa Meski Gagal Jadi Anggota DPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *