Fahira Idris Izin Pakai Kapal Dishub Untuk Sosialisasi Aturan Tapi Malah Kampanye, Bawaslu: Pidana

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta menyatakan, caleg DPD RI Fahira Idris awalnya meminta izin menggunakan kapal Dishub DKI ke Kepulauan Seribu untuk sosialiasi peraturan.

Namun nyatanya Fahira Idris yang berkunjung ke Kepulauan Seribu menggunakan kapal Dinas Perhubungan, melakukan kampanye.

Hal tersebut berdasarkan hasil kajian Bawaslu Kepulauan Seribu setelah menelusuri kasus tersebut, dan juga menggali keterangan dari Fahira Idris.

Baca juga: Bawaslu Serahkan Kasus Fahira Idris ke Polisi, Diduga Kampanye Pakai Kapal Dishub

“Fakta hasil penelusuran, terlapor bukan melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan atau serap aspirasi, melainkan kegiatan kampanye,” ujar Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Benny Sabdo, Senin (17/2/2024).

Benny menerangkan, terungkapnya dugaan pelanggaran ini berawal dari pelaksanaan pengawasan kegiatan kampanye Fahira Idris pada 29 Januari 2024.

Saat itu, petugas pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan memantau kegiatan Fahira di Pulau Payung, Kelurahan Pulau Tidung.

“Tim Kampanye datang menggunakan Kapal KM Catamaran milik Dinas Perhubungan,” kata Benny.

Dari situ, terungkapnya bahwa izin penggunaan kapal yang dilayangkan Fahira adalah untuk kunjungan kerjanya sebagai anggota DPD RI.

“Izin ke Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan atau serap aspirasi,” jelas Benny.

 Kini, Bawaslu menyatakan ada dugaan tindak pidana pemilu dalam pelanggaran yang dilakukan Fahira.

Kasus tersebut pun sedang diproses lebih lanjut oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Bawaslu juga sudah meneruskan kasus tersebut ke Polres Kepulauan Seribu, untuk selanjutnya dilaksanakan gelar perkara.

“Dan dari pihak kepolisian rencana akan melaksanakan gelar perkara pada Senin, 19 Februari 2024 jam 09.00 WIB di Polres Kepulauan Seribu, Ancol,” kata Benny.

Serahkan ke Polisi

Baca Juga  Kisah Sepak Bola Pelatih Persija Thomas Doll, Gagal Tampil di PD 1994 Sampai Dicemooh Seisi Stadion



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *