Dua Kali Mangkir, KPK Bakal Kembali Panggil Shanty Alda di Kasus Dugaan Suap Abdul Gani Kasuba

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil Direktur PT Smart Marsindo, Shanty Alda Nathalia untuk diperiksa sebagai saksi atas dugaan suap proyek, perizinan, dan jual beli jabatan usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Malut dan Jakarta pada Senin (18/12/2023)

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan sebanyak 7 orang tersangka.

Ketujuh orang tersangka itu yakni Abdul Ghani Kasuba (AGK) selaku Gubernur nonaktif Malut, Adnan Hasanudin (AH) selaku Kadis Perumahan dan Pemukiman Pemprov Malut.

Kemudian, Daud Ismail (DI) selaku Kadis PUPR Pemprov Malut, Ridwan Arsan (RA) selaku Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ), Ramadhan Ibrahim (RI) selaku ajudan, Direktur Eksternal PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), anak usaha Harita Group, Stevi Thomas (ST) dan Kristian Wuisan (KW) selaku swasta.

Rencana pemanggilan kembali Shanti Alda lantaran wanita yang sedang mencalonkan diri sebagai caleg tersebut kembali mangkir dari pemanggilan KPK.

Baca juga: Oknum Anggota Polri Diduga Terlibat Pungli Rutan KPK, Wadirtipidkor Bareskrim: Tunggu Proses di Sana

Sedianya, Shanty Alda dijadwal ulang pemeriksaannya pada Selasa, 20 Februari 2024.

Tercatat, Shanty sudah dua kali tidak hadir memenuhi panggilan KPK.

Pertama, Shanty absen panggilan perdananya pada 29 Januari 2024.

KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Shanty pada 20 Februari 2024, namun, lagi-lagi ia tak hadir pada panggilan ulang tersebut.

“Tidak (hadir), akan dipanggil kembali,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2024).

KPK memastikan akan kembali melayangkan surat panggilan kepada Shanty

Keterangan Shanty Alda dibutuhkan untuk proses penyidikan Abdul Ghani Kasuba. 

Seperti diketahui, KPK saat ini sedang mengembangkan kasus suap Abdul Gani Kasuba.

Khususnya soal dugaan penerimaan uang Abdul Gani dari izin usaha pertambangan.

Baca Juga  Kolaborasi Usung Ganjar-Mahfud di Pilpres, PDIP dan PPP Beda Nasib di Pileg



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *